Kamis, 11 Februari 2016

PR AGAMA ISLAM KELAS 10


Aktivitas 1 : Kamu tentu pernah mengalami sakit atau musibah baik ringan atau berat. Ceritakan pengalamanmu tersebut, kemudian bagaimana cara kamu menyikapi kehadiran Allah saat itu? Apakah Allah akan hadir dengan pertolongan-Nya, ataukah Allah akan membiarkanmu dalam kesusahan?
Ya, saya pernah kecelakaan, sehingga kaki saya harus dibedah dan dipotong kulitnya dan keluar banyak darah. Saya terus memohon kepada Allah agar menyelamatkan nyawa saya. Dan Allah memberikan pertalonganya sehingga saya bisa lekas sembuh dan sehat sampai hari ini.

Aktivitas 2 : Kemukakan kesalahan apa saja yang sering kamu lakukan, kemudian bagaimana upaya kamu agar kesalahan tersebut tidak terulang lagi! Kemukakan sebanyak- banyaknya dengan sebenarnya!
Saya kadang meninggalkan Sholat ‘Ashar. Saya sering lupa Sholat ‘Ashar karena sepulang sekolah saya langsung tidur sampai maghrib. Tapi sekarang, cara saya mengatasi masalah tersebut dengan melakukan Sholat ‘Ashar berjamaah di Mushala Sekolah.

Aktivitas 3 : Untuk memperkuat penjelasan di atas, carilah dalil lain baik ayat al-Qur’ān maupun Hadis tentang al-Asmā’u al-¦Husnā!
Surat Thoha ayat 8 : merupakan berita tentang adanya Al Asmaul Husna.
 "Dialah Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia. Dia mempunyai Al Asmaul Husna”
          
Surat Hasyr ayat 24 : berita bahwa apa saja yang di langit dan di bumi membaca tasbih
"Dialah Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa, yang mempunyai Nama-Nama yang paling baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di  langit dan di bumi”

Surat Al Isro' ayat 110 : penjelasan kepada manusia bahwa bila berdoa
 "Katakanlah : Serulah Allah atau serulah Ar Rokhman dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai Al Asmaul Husna."

Surat Al A'rof ayat 180 : Perintah untuk membaca Al Asmaul Husna
"Hanya milik Allah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya.Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan"
  
Aktivitas 4 : Kamu tentu telah memahami makna al-Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al-Matin, al-Jami’, al-‘Adl, dan al-Ākhir. Carilah ayat-ayat al-Qur’ān atau hadis Nabi yang menjelaskan sifat Allah dalam al-Asmā’u al-Husnā: al-Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al-Matin, al-Jami’, al-‘Adl, dan al-Ākhir!

1. Al-Karim (Q.S. al-Infi¯ār:6)
 “Hai manusia apakah yang telah memperdayakanmu terhadap Tuhan Yang Maha Pemurah?”

2. Al-Mu’min Al-Mu’m³n (Q.S. al-An’ām/6:82)
“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk.”

 3. Al-Wakil (Q.S. az-Zumar/39:62)
 “Allah Swt. pencipta segala sesuatu dan Dia Maha Pemelihara atas segala sesuatu.”

4. Al-Matin (Q.S. aż-Żāriyāt/51:58)
 “Sungguh Allah Swt., Dialah pemberi rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.” 

5. Al-Jāmi’  (Q.S. Ali Imrān/3:9).
Artinya: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah Swt. tidak menyalahi janji.”

6. Al-‘Adl (Q.S. al- An’ām/6:115)
 “Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (al-Qur’ān, sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah kalimat-kalimat- Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui

7. Al-Ākhir (Q.S. al-¦ad³d/57:3).
“Dialah Yang Awal dan Akhir Yang ¨ahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu “.

Aktivitas 5 : Dari kisah Nabi Ibrahim as. di atas, banyak pelajaran yang kita ambil. Kemukakan apa saja hikmah yang terkandung di dalamnya! Realisasikan keimananmu kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari!

 Nabi Ibrahim adalah peneguhan nyata akan tauhid. Ketaatan dan keimanan yang luar biasa kepada Allah mewujud pada tindakan yang niscaya akan teramat berat ditunaikan manusia pada umumnya. Sebuah keteladanan yang mesti kita tangkap dan nyalakan dalam kehidupan kita. Ia juga seorang teladan yang baik. Perjalanan hidupnya selalu berpijak di atas kebenaran dan tak pernah meninggalkannya. Posisinya dalam agama amat tinggi (seorang imam) yang selalu patuh kepada Allah dengan mempersembahkan segala ibadahnya hanya untuk-Nya semata. Beliau pun tak pernah lupa mensyukuri segala nikmat dan karunia ilahi.


Aktivitas 6: Melalui pengamatan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, atau mayarakat, sebutkan perilaku yang mencerminkan mengimani dan meneladani sifat Allah Swt dalam Asmāul Husna: al-Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al-Matin, al-Jāmi’, al-‘Adl, dan al- Ākhir!

1. Al-Karim (Maha Pemurah)
a. Selalu menyisihkan uang jajan untuk kotak amal setiap hari Jum’at yang diedarkan oleh petugas Rohis.
b. Membantu teman yang sedang dalam kesulitan.
c. Menjamu tamu yang datang ke rumah sesuai dengan kemampuan.

2. Al-Mu’min  
a. Menolong teman/orang lain yang sedang dalam bahaya atau ketakutan.
b. Menyingkirkan duri, paku, atau benda lain yang ada di jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan.
c. Membantu orang tua atau anak-anak yang akan menyeberangi jalam raya.

3. Al-Wakil
a. Menjadi pribadi yang mandiri, melakukan pekerjaan tanpa harus merepotkan orang lain.
b. Bekerja/belajar dengan sunguh-sungguh karena Allah Swt. tidak akan mengubah nasib seseorang yang tidak mau berusaha.

4. Al-Matin 
a. Tidak mudah terpengaruh oleh rayuan atau ajakan orang lain untuk melakukan perbuatan tercela.
b. Kuat dan sabar dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan yang dihadapi.

5. Al-Jāmi’
a. Mempersatukan orang-orang yang sedang berselisih.
b. Rajin melaksanakan śalat bejama’ah.
c. Hidup bermasyarakat agar dapat memberikan manfaat kepada orang lain

6. Al-‘Adl misalnya
a. Tidak memihak atau membela orang yang bersalah, meskipun ia saudara atau teman kita.
b. Menjaga diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar dari kezaliman.


7. Al-Ākhir
a. Selalu melaksanakan perintah Allah Swt. seperti: śalat lima waktu, patuh dan hormat kepada orang tua dan guru, puasa, dan kewajiban lainnya.

 b. Meninggalkan dan menjauhi semua larangan Allah Swt. seperti: mencuri, minum-minuman keras, berjudi, pergaulan bebas, melawan orang tua, dan larangan lainnya.