PR AGAMA ISLAM KELAS 10
Aktivitas
1 :
Kamu tentu pernah mengalami sakit atau musibah baik ringan atau berat.
Ceritakan pengalamanmu tersebut, kemudian bagaimana cara kamu menyikapi
kehadiran Allah saat itu? Apakah Allah akan hadir dengan pertolongan-Nya,
ataukah Allah akan membiarkanmu dalam kesusahan?
Ya, saya pernah kecelakaan, sehingga kaki saya harus
dibedah dan dipotong kulitnya dan keluar banyak darah. Saya terus memohon
kepada Allah agar menyelamatkan nyawa saya. Dan Allah memberikan pertalonganya
sehingga saya bisa lekas sembuh dan sehat sampai hari ini.
Aktivitas
2 :
Kemukakan kesalahan apa saja yang sering kamu lakukan, kemudian bagaimana upaya
kamu agar kesalahan tersebut tidak terulang lagi! Kemukakan sebanyak- banyaknya
dengan sebenarnya!
Saya kadang meninggalkan Sholat ‘Ashar. Saya sering
lupa Sholat ‘Ashar karena sepulang sekolah saya langsung tidur sampai maghrib.
Tapi sekarang, cara saya mengatasi masalah tersebut dengan melakukan Sholat
‘Ashar berjamaah di Mushala Sekolah.
Aktivitas
3
: Untuk memperkuat penjelasan di atas, carilah dalil lain baik ayat al-Qur’ān
maupun Hadis tentang al-Asmā’u al-¦Husnā!
Surat
Thoha ayat 8 : merupakan berita tentang adanya Al Asmaul Husna.
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan melainkan
Dia. Dia mempunyai Al Asmaul Husna”
Surat
Hasyr ayat 24 : berita bahwa apa saja yang di langit dan di bumi membaca tasbih
"Dialah
Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa, yang mempunyai
Nama-Nama yang paling baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi”
Surat
Al Isro' ayat 110 : penjelasan kepada manusia bahwa bila berdoa
"Katakanlah : Serulah Allah atau serulah
Ar Rokhman dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai Al Asmaul
Husna."
Surat
Al A'rof ayat 180 : Perintah untuk membaca Al Asmaul Husna
"Hanya
milik Allah Asmaul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Asmaul
Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam
(menyebut) nama-nama-Nya.Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang
telah mereka kerjakan"
Aktivitas 4
: Kamu tentu telah memahami makna al-Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al-Matin,
al-Jami’, al-‘Adl, dan al-Ākhir. Carilah ayat-ayat al-Qur’ān atau hadis Nabi
yang menjelaskan sifat Allah dalam al-Asmā’u al-Husnā: al-Karim, al-Mu’min,
al-Wakil, al-Matin, al-Jami’, al-‘Adl, dan al-Ākhir!
1.
Al-Karim (Q.S. al-Infi¯ār:6)
“Hai manusia apakah yang telah memperdayakanmu
terhadap Tuhan Yang Maha Pemurah?”
2.
Al-Mu’min Al-Mu’m³n (Q.S. al-An’ām/6:82)
“Orang-orang
yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan syirik, mereka
itulah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mereka mendapat petunjuk.”
3. Al-Wakil (Q.S. az-Zumar/39:62)
“Allah Swt. pencipta segala sesuatu dan Dia
Maha Pemelihara atas segala sesuatu.”
4.
Al-Matin (Q.S. aż-Żāriyāt/51:58)
“Sungguh Allah Swt., Dialah pemberi rezeki
yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.”
5.
Al-Jāmi’ (Q.S. Ali Imrān/3:9).
Artinya:
“Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima
pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya”. Sesungguhnya Allah Swt.
tidak menyalahi janji.”
6.
Al-‘Adl (Q.S. al- An’ām/6:115)
“Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (al-Qur’ān,
sebagai kalimat yang benar dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah
kalimat-kalimat- Nya dan Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui
7.
Al-Ākhir (Q.S. al-¦ad³d/57:3).
“Dialah
Yang Awal dan Akhir Yang ¨ahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala
sesuatu “.
Aktivitas 5
: Dari kisah Nabi Ibrahim as. di atas, banyak pelajaran yang kita ambil.
Kemukakan apa saja hikmah yang terkandung di dalamnya! Realisasikan keimananmu
kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari!
Nabi Ibrahim adalah peneguhan nyata akan tauhid. Ketaatan
dan keimanan yang luar biasa kepada Allah mewujud pada tindakan yang niscaya
akan teramat berat ditunaikan manusia pada umumnya. Sebuah keteladanan yang
mesti kita tangkap dan nyalakan dalam kehidupan kita. Ia juga seorang teladan
yang baik. Perjalanan hidupnya selalu berpijak di atas kebenaran dan tak pernah
meninggalkannya. Posisinya dalam agama amat tinggi (seorang imam) yang selalu
patuh kepada Allah dengan mempersembahkan segala ibadahnya hanya untuk-Nya
semata. Beliau pun tak pernah lupa mensyukuri segala nikmat dan karunia ilahi.
Aktivitas 6:
Melalui pengamatan, baik di lingkungan keluarga, sekolah, atau mayarakat,
sebutkan perilaku yang mencerminkan mengimani dan meneladani sifat Allah Swt
dalam Asmāul Husna: al-Karim, al-Mu’min, al-Wakil, al-Matin, al-Jāmi’, al-‘Adl,
dan al- Ākhir!
1.
Al-Karim (Maha Pemurah)
a.
Selalu menyisihkan uang jajan untuk kotak amal setiap hari Jum’at yang
diedarkan oleh petugas Rohis.
b.
Membantu teman yang sedang dalam kesulitan.
c.
Menjamu tamu yang datang ke rumah sesuai dengan kemampuan.
2.
Al-Mu’min
a.
Menolong teman/orang lain yang sedang dalam bahaya atau ketakutan.
b.
Menyingkirkan duri, paku, atau benda lain yang ada di jalan yang dapat
membahayakan pengguna jalan.
c.
Membantu orang tua atau anak-anak yang akan menyeberangi jalam raya.
3.
Al-Wakil
a.
Menjadi pribadi yang mandiri, melakukan pekerjaan tanpa harus merepotkan orang
lain.
b.
Bekerja/belajar dengan sunguh-sungguh karena Allah Swt. tidak akan mengubah
nasib seseorang yang tidak mau berusaha.
4.
Al-Matin
a.
Tidak mudah terpengaruh oleh rayuan atau ajakan orang lain untuk melakukan
perbuatan tercela.
b.
Kuat dan sabar dalam menghadapi setiap ujian dan cobaan yang dihadapi.
5.
Al-Jāmi’
a.
Mempersatukan orang-orang yang sedang berselisih.
b.
Rajin melaksanakan śalat bejama’ah.
c.
Hidup bermasyarakat agar dapat memberikan manfaat kepada orang lain
6.
Al-‘Adl misalnya
a.
Tidak memihak atau membela orang yang bersalah, meskipun ia saudara atau teman
kita.
b.
Menjaga diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar dari kezaliman.
7.
Al-Ākhir
a.
Selalu melaksanakan perintah Allah Swt. seperti: śalat lima waktu, patuh dan
hormat kepada orang tua dan guru, puasa, dan kewajiban lainnya.
b. Meninggalkan dan menjauhi semua larangan
Allah Swt. seperti: mencuri, minum-minuman keras, berjudi, pergaulan bebas,
melawan orang tua, dan larangan lainnya.